Masalah Tak Bersalah

MASALAH TAK BERSALAH


     Assalamu 'alaikum wr wb.
     Hidup adalah tantangan. Hidup juga dapat diartikan sebagai menjelajahi alam di dunia yang perlu dilalui baik manusia maupun makhluk hidup yang lain. Manusia menjelajahi hidup sering kali menemui berbagai peristiwa baik yang disenangi maupun yang tidak disenanginya oleh hatinya. Sebagai sosok penjelajah, manusia juga dipastikan menemui beberapa urusan yang bisa diselesaikan, sulit diselesaikan bahkan sampai tiadanya kesanggupan beberapa diantara manusia dalam menyelesaikan suatu atau beberapa urusan. Urusan ini bisa kita sebut dalam satu kata yaitu "Masalah".
pasang      Manusia banyak yang menggembor-gemborkan suatu urusan yang mereka lalui dengan sebutan masalah. Dalam menghadapinya, tak sedikit dari mereka yang sanggup mencari jalan keluar untuk menyelesaikannya. Masalah manusia tentunya terjadi dari berbagai bidang, diantaranya seperti masalah keluarga, masalah ekonomi, masalah pertemanan, dan masalah perbedaan. Dari sasaran tersebut, manusia selalu menguras akal pikirannya mencari cara bagaimana mencari jalan keluarnya. Sedikit saya jelaskan mengenai masalah dari yang telah saya sebutkan di atas, salah satunya dalam Masalah Keluarga.
     Masalah keluarga adalah masalah yang sering terjadi dalam berkeluarga baik sebagai ibu, ayah, kakak, dan adik. Masalah dalam keluarga biasanya diawali dari terjadinya suatu komunikasi yang kurang baik atau berbedanya cara pandang pada masing-masing anggota keluarga. Misalnya: Seorang ayah mengingatkan anaknya agar mandi sore jangan terlalu sore dengan nada keras. Anak yang diperlakukan demikian jika masih duduk di bangku Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyyah, tentunya akan berfikir ayahnya galak dan berniat akan memusuhi ayahnya ketika dewasa. Sedangkan ibunya dalam beberapa hal sering mendiamkan hal itu. Dalam hal tersebut, terjadi komunikasi yang bermasalah. Seharusnya sang ayah tak terlalu kasar dalam mengingatkan, sang ibu menjelaskan maksud sang ayah, dan sang anak diberi pengertian agar lebih selalu patuh terhadap orang tua.
     Dari contoh singkat di atas, dapat mewakili beberapa masalah yang lainnya sebagai gambaran bahwa masalah bisa saja terjadi karena adanya komunikasi yang kurang baik maupun cara pandang yang berbeda. Akan tetapi, masih banyak di kalangan kita yang seratus persen hanya fokus menyalahkan masalahnya saja, tanpa melihat dari berbagai aspek yang memang diperlukan dalam menghadapinya. Dari situ, hendaknya kita dapat mempertimbangkan dan menyelidiki sebenarnya masalah itu ada karena memang ada masalah atau masing-masing dari suatu keluarga atau kelompok yang cara pandangnya berbeda.
     Mengenai pembahasan di atas, saya pribadi justru berpendapat bahwa yang disebut sebagai masalah adalah kita yang membuatnya sendiri melalui anggapan-anggapan bahwa ini dan itu adalah masalah. Karena tak selalu yang sulit kita lakukan adalah masalah dan tak selalu yang menyulitkan kita adalah masalah, akan tetapi bisa saja kita sendiri yang menyulitkannya menjadi sesuatu hingga membangun masalah. Maka, yang kita sebut-sebut masalah adalah yang kita buat sendiri sehingga terciptalah masalah sesuai pandangan kita. Tak setiap masalah datang langsung kita salahkan Sang Pencipta dan tak setiap masalah yang ada langsung kita anggap sebagai masalah, tetapi kita selidiki baik dalam cara pandang kita, ilmu kita, ilmu pengetahuan kita, pengalaman kita, bahkan sesering apa kita dapat sukses melalui persoalan-persoalan kecil dan besar dalam kehidupan sehari-hari.
     Semoga bermanfaat. Jika menemukan kebenaran tentu datangnya dari Allah SWT, jika menemukan kesalahan tentulah datang atas salah dan kurang telitinya diri pribadi saya sendiri.
     Wassalamu 'alaikum wr wb.

Komentar

  1. Sip banget pokoknya,semoga setelah baca ini jadi lebih bijak dalam menghadapi masalah.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dampak Orang Tua Narsis terhadap Perkembangan Anak

Rumah yang Tak Berfungsi Sebagai Rumah

7 Pesan Moral untuk Orang Tua Millenial